Jakarta,LiraTV.id — Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jeneponto, Irmawati Zainuddin (Golkar), menyampaikan pandangannya terkait pidato Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tahun 2026, saat ditemui awak media di sela-sela kegiatan tersebut.
Irmawati menuturkan bahwa pidato Presiden Prabowo menegaskan arah pembangunan nasional yang berfokus pada hilirisasi industri, pengembangan proyek waste to energy, serta penguatan Gerakan Indonesia ASRI sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
“Presiden menekankan bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang lahir dari perjuangan panjang dan pengorbanan rakyat. Karena itu, seluruh pemimpin, baik di tingkat pusat maupun daerah, wajib mengabdi sepenuhnya untuk kepentingan rakyat,” ujar Irmawati.
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo juga mendorong sinergi yang kuat antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam menyukseskan agenda pembangunan tahun 2026. Ia mengingatkan para pemimpin agar memahami sejarah bangsa, bersikap waspada terhadap dinamika global, serta tidak bersikap lugu di tengah dunia yang penuh konflik, ketidakadilan, dan standar ganda dari negara-negara besar.
Presiden turut menegaskan komitmen Indonesia terhadap politik luar negeri bebas aktif dan non-blok, dengan prinsip “seribu kawan terlalu sedikit, satu lawan terlalu banyak”. Menurutnya, Indonesia harus mampu berdiri di atas kekuatan sendiri dengan strategi besar transformasi bangsa.
Transformasi tersebut, lanjut Irmawati, akan dijalankan melalui Asta Cita, 17 program prioritas nasional, serta program hasil terbaik cepat, dengan fondasi utama swasembada pangan dan swasembada energi.
“Pesan Presiden sangat jelas, bahwa kekuatan nasional harus dibangun dari dalam, dengan kepemimpinan yang berintegritas, berpihak pada rakyat, dan mampu menjawab tantangan global,” pungkas Irmawati.







