DPN LKPHI Merespon Tegas Terkait Demo Besar-besaran yang akan Digelar Serikat dan Partai Buruh

 (Foto : Ismail Marasabessy, Istimewa)

Jakarta|LIRATV – Dewan Pimpinan Nasional Lembaga Kajian dan Peduli Hukum Indonesia (DPN LKPHI) ikut merespon rencana sejumlah organisasi serikat buruh dan Partai Buruh yang dijadwalkan akan menggelar demonstrasi besar-besaran sebagai bentuk penolakan kenaikan upah minimum Provinsi atau UMP DKI Jakarta 2023 yang hanya sebesar 5,6 persen.

Ismail Marasabessy selaku Direktur Eksekutif meminta agar para buruh tidak terprovokasi oleh Presiden KSPI dan memikirkan kembali rencana aksi tersebut. Sebab masa pandemi Covid 19 belum berakhir.

“Mestinya perlu disikapi secara bijak, demontrasi dengan jumlah massa yang banyak justru akan berpotensi menjadi klaster baru penularan Covid-19”. Ujar Ismail mengatakan saat dihubungi pihak redaksi, Sabtu(04/12/2022).

Ia juga menyampaikan kekhawatiran nya atas aksi demontrasi tersebut yang potensial disusupi oleh oknum tertentu sehingga nantinya malah berujung chaos dan pesan tidak tersampaikan.

“Jangan sampai tujuan baik para buruh menuntut hak nya tercederai,” ungkap Ismail.

Oleh sebab itu, Ia meminta agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membuka kembali ruang dialog dengan para buruh agar menemukan solusi terbaik. Sehingga dapat menghasilkan keputusan yang adil dan memuaskan semua pihak.

Lebih lanjut, Ismail Marasabessy mengatakan, seharunya Said Ikbal mengambil langkah yang strategis dengan pola dialetika dan berdiskusi dengan Pemda terkait bukan malah memprovokasi Buruh untuk berdemonstrasi.

“Said Ikbal selaku Presiden KSPI sekaligus Ketua umum Partai Buruh, ini saya lihat kerjaannya hanya bisa memprovokasi buruh saja”. Ujar, Marasabessy.

Sebelumnya, para buruh menolak kebijakan Pemprov DKI Jakarta terkait kenaikan UMP DKI Jakarta yang berlaku pada 1 Januari 2023. Mereka menyebut kenaikan UMP 5,6 persen atau sebesar Rp 259.944 akan membuat buruh semakin miskin.(Red/Bar)

Mau punya Media Online sendiri?
Tapi gak tau cara buatnya?
Humm, tenang , ada Ar Media Kreatif , 
Jasa pembuatan website berita (media online)
Sejak tahun 2018, sudah ratusan Media Online 
yang dibuat tersebar diberbagai daerah seluruh Indonesia.
Info dan Konsultasi - Kontak 
@Website ini adalah klien Ar Media Kreatif disupport 
dan didukung penuh oleh Ar Media Kreatif

banner 728x90