JAKARTA, LIRATV.ID — Ketua Umum PWMOI (Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia), KRH.HM.Jusuf Rizal, SH berang karena ada organisasi wartawan lain yang berusaha menghalangi konsolidasi PWMOI di Kabupaten Kota se-NTT (Nusa Tenggara Timur).
“Jika ada yang mencoba bermain-main, kami akan proses hukum. Sebab berorganisasi itu dilindungi UUD kebebasan berserikat dan berkumpul. Kemudian UU Pers Nomor 40 Tahun 1999,” tegas Jusuf Rizal, Relawan Prabowo Subianto itu kepada media di Jakarta.
Sebagaimana diketahui media, Jusuf Rizal, pria berdarah Madura-Batak aktivis penggiat Anti Korupsi itu, sedang mengembangkan organisasi yang mewadahi para jurnalis/wartawan se-Indonesia yaitu PWMOI. Jusuf Rizal juga mendirikan Indonesian Journalist Watch (IJW) guna mengawasi dunia pers.

Kehadiran organisasi wartawan PWMOI yang kritis itu sempat viral, ketika tampil sebagai satu-satunya organisasi wartawan yang berani membongkar dugaan korupsi Ketua Umum PWI (Persatuan Wartawan Indonesia), Hendry Ch.Bangun Cs yang ambil duit pelatihan kompetensi wartawan Rp1 miliar lebih.
Atas desakan Jusuf Rizal, selaku Ketum PWMOI dan Presiden LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat), Hendry Ch.Bangun Cs tumbang dari kursi Ketum PWI Pusat. Sementara organisasi seperti SMSI (Serikat Media Siber Indonesia), JMSI (Jaringan Media Siber Indonesia), AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia), dll diam. Tidak ada nyali mengoreksi Pimpinan PWI yang salah.
“Memang hanya PWMOI yang berani teriak dan termasuk melaporkan dugaan korupsi PWI itu, ke Mabes Polri. Banyak wartawan tidak berani, karena takut Kartu Persnya dicabut,” tegas Jusuf Rizal, wartawan senior yang membuka dugaan korupsi Alkom dan Jarkom Mabes Polri serta Rekening Gendut 17 Pati Polri.

Wajar Jusuf Rizal berang, sebab saat PWMOI melakukan konsolidasi guna membuka cabang di seluruh Kabupaten Kota se-NTT ada yang ganggu. Ada yang menyebar berita hoax, jika PWMOI organisasi abal-abal.
“Sebaiknya sesama organisasi wartawan jangan saling jegal. Mari adu program untuk kepentingan masa depan bangsa. PWMOI sendiri punya program Bina-Lindung-Sejahtera, salah satunya kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Perisai Hukum, Pelatihan Jurnalistik Gratis, Pemagangan, dll,” tegas Jusuf Rizal
Dari catatan redaksi Jusuf Rizal selain menjadi Relawan Prabowo, juga memiliki akses ke jaringan intelijen. Waktu di Blora Center (Tim Relawan SBY-JK), Jusuf Rizal satu tim dengan Sudi Silalahi, Masni Harun (Kepala Bais saat itu) serta Safrie Sjamsoeddin yang kini menjabat Menteri Pertahanan (Menhan).






