
Pangkep,Sulawesi Selatan,LiraTV.id -Tragedi Menuju Pemulihan Alam
Setelah operasi evakuasi korban selesai, Polres Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) kembali turun ke lapangan melakukan kegiatan Bakti ATR di area Gunung Bulusaraung.Minggu (25/01/25).
Polres Pangkep melaksanakan Bakti ATR berupa pembersihan sampah di jalur pendakian Gunung Bulusaraung dan sekitar Kantor Desa Tompobulu sebagai lanjutan dari Operasi Kemanusiaan Evakuasi ATR 42-500.
Dipimpin langsung Kapolres Pangkep AKBP. M.Husni Ramli, S.I.K., M.H., MTr.Opsla, bersama 60 personel, Balai TNI Bantimurung
Bulusaraung dan Komunitas Dentong,”kami kembali ke alam
bukan untuk mengevakuasi korban, tetapi untuk memulihkan lingkungan,”ujarnya.
Menjaga alam adalah bagian dari menjaga kehidupan.Salam Presisi Salam Lestari Polri dan TNI untuk bersinergi untuk menjaga lingkungan alam untuk masyarakat
di sekitarnya.
Polres Pangkep sebagai tindak lanjut dari tragedi jatuhnya pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan.
Tragedi Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung
Diketahui bahwa pesawat ATR 42-500 yang mengalami kecelakaan di kawasan pegunungan Gunung Bulusaraung beberapa hari lalu menimbulkan operasi pencarian dan evakuasi yang intensif.

Pesawat tersebut hilang kontak dan kemudian ditemukan di lereng gunung dengan medan yang sangat terjal dan cuaca yang ekstrem. Operasi SAR melibatkan Basarnas, Polri, TNI, BPBD, relawan, dan unsur lainnya. Semua korban yang ditemukan akhirnya berhasil dievakuasi setelah proses panjang selama operasi SAR berlangsung.
Tujuan kegiatan ini antara lain:
Membersihkan sampah dan limbah yang tertinggal sepanjang jalur pendakian serta di sekitar Kantor Desa Tompobulu yang menjadi posko SAR.
Mengembalikan kondisi lingkungan alam yang sempat terganggu akibat operasi pencarian dan evakuasi di lokasi dengan medan berat.Meningkatkan kepedulian masyarakat dan pendaki terhadap pelestarian alam Gunung Bulusaraung.
Makna di Balik Bakti ATR
Kegiatan ini menegaskan bahwa pengabdian aparat keamanan tidak hanya berakhir setelah misi kemanusiaan selesai, tetapi juga mencakup upaya nyata dalam pemulihan lingkungan yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat setempat. Upaya ini mendapat respon positif dari warga Desa Tompobulu yang menilai program ini memberi contoh konkret dalam menjaga alam.
Hai pembaca setia! Temukan solusi media online Anda di 



