Jakarta,LIRATV.ID – Dialog Nasional yang di gelar Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI) di Gedung Kemendes Jakarta,Kamis (12/3/2026).
Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI) Prof. Bahrullah Akbar menilai eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah menjadi tantangan serius bagi stabilitas global sekaligus menguji ketahanan nasional berbagai negara, termasuk Indonesia.
Menurutnya, Menwa dan IARMI sejak awal dididik dengan nilai bela negara, kedisiplinan, serta wawasan kebangsaan yang kuat sehingga relevan untuk menjaga stabilitas nasional.
โMenwa dan Alumni Menwa tersebar di berbagai sektor strategis. Mereka memiliki tanggung jawab moral untuk ikut memperkuat kesadaran geopolitik masyarakat, menangkal disinformasi, serta menjaga persatuan bangsa di tengah gejolak global,โ jelasnya.
Bahrullah menegaskan, di tengah dinamika konflik internasional seperti yang terjadi di Timur Tengah saat ini, alumni Menwa diharapkan dapat menjadi kekuatan moral dan intelektual dalam menjaga stabilitas nasional.
โKetahanan nasional bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh komponen bangsa. Alumni Menwa harus hadir sebagai bagian dari kekuatan yang menjaga Indonesia tetap stabil, berdaulat, dan mandiri di tengah pusaran geopolitik global,โtegasnya.
Kegiatan dialog nasional dan buka puasa bersama tersebut dihadiri lebih dari 500 peserta secara hybrid oleh keluarga besar Resimen Mahasiswa dan alumni. Turut hadir sebagai narasumber Profesor Ermaya Suradinata (mantan Gubernur Lemhannas), Ulta Levenia (Tenaga Ahli Utama KSP), Aryo Wibowo (Wasekjen FSPPB), Heri Herdiawanto (Peneliti Pusat Kajian Geopolitik Universitas Al Azhar) dan Rasminto (Akademisi Universitas Muhamadiyah Indonesia).
Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI) Prof. Bahrullah Akbar menilai eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah menjadi tantangan serius bagi stabilitas global sekaligus menguji ketahanan nasional berbagai negara, termasuk Indonesia.






