SUMUT, LIRATV.ID โ Buruknya akses sinyal telepon dan jaringan internet di wilayah Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, menuai keluhan keras dari masyarakat. Kondisi yang telah berlangsung lama tersebut dinilai sebagai bentuk kurangnya perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dasar warga di daerah tersebut.
Ketua Kelompok Tani Desa Helvetia, Palti Nainggolan, menegaskan bahwa lemahnya jaringan telekomunikasi telah menjadi persoalan serius yang hingga kini belum mendapatkan solusi nyata dari pemerintah, baik di tingkat daerah maupun pusat.
Menurut Palti, masyarakat di Kecamatan Labuhan Deli setiap hari menghadapi kesulitan dalam melakukan komunikasi karena sinyal telepon dan internet sangat lemah bahkan sering hilang sama sekali. Kondisi ini membuat aktivitas masyarakat menjadi terhambat, terutama bagi para petani yang membutuhkan akses informasi untuk menunjang pekerjaan mereka.
โKami sudah lama mengalami kesulitan sinyal di Labuhan Deli. Untuk menelepon saja sering tidak bisa tersambung, apalagi menggunakan internet. Sampai sekarang belum ada perhatian yang serius dari pemerintah,โ tegas Palti Nainggolan, Ketua Kelompok Tani Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang. (22/2)
Ia menilai lemahnya jaringan telekomunikasi tidak hanya menghambat komunikasi masyarakat, tetapi juga berdampak langsung terhadap kondisi ekonomi warga yang mayoritas bekerja sebagai petani dan peladang. Tanpa akses internet yang memadai, petani kesulitan memperoleh informasi harga hasil pertanian, teknologi pertanian, hingga peluang pemasaran yang kini banyak dilakukan secara digital.
Palti juga menyoroti dampak serius terhadap dunia pendidikan. Menurutnya, anak-anak di Desa Helvetia menjadi pihak yang paling dirugikan karena terbatasnya akses internet membuat mereka kesulitan mengikuti perkembangan pendidikan berbasis teknologi.
โKami tidak ingin anak-anak di desa kami tertinggal hanya karena masalah sinyal. Internet sekarang sudah menjadi kebutuhan dasar, bukan lagi fasilitas mewah,โ ujarnya.
Ia menilai kondisi tersebut menunjukkan masih adanya ketimpangan pembangunan infrastruktur digital antara daerah perkotaan dan wilayah pinggiran seperti Kecamatan Labuhan Deli. Padahal, pemerataan akses telekomunikasi merupakan bagian penting dari pembangunan nasional.
Karena itu, Palti Nainggolan mendesak pemerintah pusat melalui kementerian terkait serta Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk segera mengambil langkah konkret dan terukur guna memperbaiki jaringan telekomunikasi di wilayah Kecamatan Labuhan Deli.
โKami meminta pemerintah jangan menunggu lebih lama lagi. Warga sudah terlalu lama hidup dengan keterbatasan sinyal. Jika pemerintah serius membangun daerah, maka persoalan jaringan telekomunikasi harus segera diselesaikan,โ tegasnya.
Menurutnya, perbaikan jaringan telekomunikasi akan memberikan dampak besar bagi kemajuan daerah, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat sektor pertanian, serta membuka akses pendidikan yang lebih baik bagi generasi muda.
Masyarakat Desa Helvetia berharap pemerintah segera turun langsung melihat kondisi di lapangan dan mengambil langkah cepat agar wilayah Kecamatan Labuhan Deli tidak terus tertinggal dalam akses komunikasi dan informasi di era digital.(Redsus)
Laporan : Bar.S





