User Icon Hai pembaca setia! Temukan solusi media online Anda di AMK WebDev.
🚀 Ingin punya Media Online Profesional seperti ini? Ar Media Kreatif siap bantu Anda! 💻
News  

Pemuda LIRA Riau: DPR Pengecut, Presiden Diminta Turun Tangan Usut Kematian Affan dan Evaluasi Kepolisian

📝 Ketua Pemuda LIRA Riau, Daniel Saragi

Jakarta, LIRATV.ID– Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) kembali menjadi sorotan publik setelah meletusnya demonstrasi besar-besaran di Jakarta selama sepekan terakhir. Aksi tersebut memuncak pada Kamis (28/8/2025) malam dengan tragedi meninggalnya seorang driver ojek online, Affan Kurniawan, saat kericuhan pecah di kawasan Pejompongan.

Ketua Pemuda LIRA Riau, Daniel Saragi, SH, mengecam keras sikap DPR yang dianggap pengecut karena tidak satu pun anggota dewan turun menemui massa pendemo sejak aksi dimulai pada Senin (25/8/2025).

“Tidak ada satupun wakil rakyat yang berani menemui rakyatnya sendiri. Bahkan, pernyataan Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni, justru memperkeruh suasana. Ia harus bertanggung jawab karena ucapannya memicu ledakan amarah massa,” tegas Daniel dalam keterangan pers di Pekanbaru, Sabtu (30/8/2025).

Sejak pagi, ribuan orang dari berbagai latar belakang – mahasiswa, pelajar, pedagang, aktivis, hingga pengemudi ojol – telah memadati kawasan Gedung DPR/MPR RI. Awalnya damai, namun ketegangan meningkat ketika aparat menahan sekelompok massa di bawah flyover Gerbang Pemuda. Situasi pun berubah ricuh: pagar DPR dilempari batu, transportasi umum lumpuh, fasilitas publik rusak, hingga menelan korban jiwa.

Menurut Daniel, tragedi ini tidak bisa dianggap enteng. Ia mendesak Presiden Prabowo Subianto segera turun tangan untuk:

Iklan

  1. Mengusut tuntas kematian Affan Kurniawan.
  2. Melakukan evaluasi menyeluruh terhadap institusi kepolisian, yang kerap menggunakan tindakan represif dalam menangani aksi unjuk rasa.
  3. Mempertimbangkan perombakan di tubuh kepolisian, termasuk pergantian Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

“Penegakan hukum harus berjalan adil. Kekerasan aparat terhadap rakyat bukan pertama kali terjadi. Jika tidak ada perubahan, kepercayaan masyarakat terhadap institusi hukum akan semakin runtuh,” ujar Daniel.

Lebih lanjut, Daniel menilai DPR semakin kehilangan legitimasi di mata rakyat. Pernyataan sejumlah anggota dewan yang melukai hati masyarakat, serta tingkah pejabat yang berjoget kegirangan saat tunjangan dinaikkan, hanya mempertebal kemarahan rakyat yang sedang berjuang di tengah kesulitan ekonomi.

“Sudah waktunya DPR bercermin. Anggota DPR yang asal bicara dan menyakiti hati rakyat harus dipecat. Warga muak karena wakil rakyat tidak lagi menjadi penyambung aspirasi, tapi justru sibuk dengan kepentingan dan kemewahannya sendiri,” tutup Daniel. (Redsus)

 

🚀 Mau Punya Website Media Online Sendiri?

Tapi masih bingung mulai dari mana? Tenang, Ar Media Kreatif siap bantu!

Jasa Pembuatan Website Berita Profesional sejak tahun 2018. Telah membantu ratusan media online yang kini tersebar di seluruh Indonesia.

🎯 Layanan Lengkap:
✔️ Desain modern & responsif
✔️ SEO siap pakai
✔️ Dukungan penuh dari tim teknis

💬 Info & Konsultasi:
Klik di sini untuk WhatsApp


⚙️ Website ini adalah klien Ar Media Kreatif
Didukung penuh secara teknis dan infrastruktur oleh tim AMK.

🚀 Mau Punya Media Online Sendiri?

Tenang, Ar Media Kreatif siap bantu buatkan!

Sejak 2018, telah ratusan media online dibangun & tersebar di seluruh Indonesia.

💬 Konsultasi Sekarang

Didukung penuh oleh Ar Media Kreatif

🚀 Ingin punya Media Online Profesional seperti ini? Ar Media Kreatif siap bantu Anda! 💻

AMK WebDev

Bangun portal berita profesional & ringan.

💬 Konsultasi Globe News

Media Online Siap Pakai

Desain menarik, panel redaksi, dan dukungan SEO.

📞 Hubungi Kami News Globe