News  

KSP Optimistis Arief Prasetyo Bisa Tata Kelola Pangan dengan Baik

[Foto: Kepala Bapanas, Arief Prasetyo, Ist]

Jakarta|LIRATV – Pemerintah memiliki alasan kuat terkait penunjukkan Arief Prasetyo Adi menjadi Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas). Deputi III Kepala Staf Kepresidenan RI Panutan Sulendrakusuma mengatakan, Arief sosok yang mampu mengemban tugas koordinatif dan networking baik dalam perumusan kebijakan dan implementasi soal kebijakan pangan.

“Dengan pengalamannya di sektor swasta dan BUMN, Arief dinilai mampu mewarnai kualitas dan akurasi kebijakan pangan ke depan,” kata Panutan, di gedung Bina Graha Jakarta, Selasa (22/2).

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo melantik Arief Prasetyo Adi sebagai Kepala Badan Pangan Nasional, di Istana Negara, Senin (21/2). Sebelumnya, Arief menjabat sebagai Direktur Utama PT Rajawali Nusantara (RNI). Ia juga mendapat tugas mengomando holding BUMN Pangan, Food Id.

Menurut Panutan, penunjukan Arief sebagai pimpinan di Badan Pangan Nasional (Bapanas) diharapkan dapat mewujudkan cita-cita Presiden Joko Widodo, yakni mencapai ketahanan pangan nasional. Sebagai Kepala Bapanas, jelas dia, Arief memiliki kewenangan untuk melakukan tata kelola pangan yang baik dari hulu dan hilir. “Tentunya berkoordinasi dengan Perum Bulog dan BUMN Pangan,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Panutan juga menjabarkan tugas dan fungsi Bapanas. Diantaranya melakukan koordinasi dan perumusan kebijakan terutama soal ketersediaan pangan, baik terkait dengan stabilisasi pasokan maupun harga. Selain itu, sambung Panutan, Bapanas juga memiliki tanggung jawab untuk menangani kerawanan pangan, gizi, dan diversifikasi konsumsi. “Sederhananya, Bapanas itu “bapak” dari semua pelaku pangan, mulai dari petani, swasta, dan BUMN,” ucap Panutan.

Panutan juga mengklaim, pembentukan Bapanas merupakan langkah besar Pemerintahan Joko Widodo – Ma’ruf Amin dalam perbaikan kondisi pangan nasional. Selain itu, juga untuk meningkatkan fungsi koorinasi antar kelembagaan, sehingga pelaksanaan fungsi dan tugas dari masing-masing kementerian dapat terkoordinasikan dengan baik.

Sebagai informasi, pembentukan Badan Pangan Nasional tertuang dalam Perpres No 66/2021 tentang Badan Pangan Nasional. Pembentukan lembaga ini, tindak lanjut dari ketentuan pasal 128 UU No 18/2021 tentang pangan sebagaimana telah diubah dengan UU No 11/2020 tentang cipta kerja.(Bar)

[Siaran Pers Kantor Staf Presiden RI
Jakarta, Selasa, 22 Februari 2022
Caption : Deputi III Kepala Staf Kepresidenan RI Panutan Sulendrakusuma/Foto:Dok.Google]

 


banner 728x90