banner 728x90

TINGKATKAN KOMPETENSI PEKERJA DAN BURUH, IWI-FSPTSI-KSPSI DAN INSTITUT STIAMI KERJASAMA BEASISWA

  • Bagikan
banner 728x90

Jakarta, LiraTV — Indonesian Workers Institute (IWI) Federasi Serikat Pekerja Transport Seluruh Indonesia (FSPTSI)-Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) membangun kerjasama dengan Institute Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI untuk peningkatan kompetensi para pekerja, buruh, dan keluarganya dengan memberikan progran beasiswa serta pelatihan-pelatihan.

Chairmant IWI yang sekaligus Ketua Umum FSPTSI, HM. Jusuf Rizal menjelaskan kerjasama IWI dengan STIAM dalam rangka membina, melindungi dan mensejahterakan para pekerja dan buruh.

banner 728x90

“Melalui peningkatan kompetensi serta pendidikan, maka kemampuan para pekerja dan buruh akan meningkat, dan lebih kompetitif di era revolusi industri 5.0,” kata Jusf Rizal kepada media di Jakarta, Jumat (28/5/2021).

“Kami telah membangun kesepahaman antara IWI dan Institute STIAMI guna meningkatkan kompetensi bagi para pekerja, baik melalui pelatihan, kuliah, memberi peluang kerja. Termasuk memberi bantuan hukum bagi para pekerja dan buruh secara murah. Juga terjadi peningkatan ekonomi,” tegas Jusuf Rizal, aktivis pekerja dan buruh yang juga Ketum Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (PWMOI) dan Sekjen MOI (Media Online Indonesia) itu.

Apakah beasiswa hanya untuk pekerja dan buruh saja? Pria berdarah Madura-Batak itu menyebutkan tidak hanya kepada pekerja dan buruh, tetapi juga keluarganya, khususnya yang memiliki prestasi bagus dan secara ekonomi memang memerlukan bantuan beasiswa. Ini juga berlaku kepada Keluarga anggota Sederasi dan KSPSI (Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia).

Kesepakatan IWI dan Institut STIAM ditandatangani oleh Direktur Humas, Kerjasama dan Sekretariat Dedy Kusna Utama beserta staff di Kantor Worshop IWI-FSPTSI-KSPSI Graha Cibubur. Pada kesempatan tersebut juga disepakati untuk melakukan pelatihan, baik tatap muka berdasar prokes di kampus Institute STIAMI dan Graha Cibubur maupun melalui virtual zoom.

Chairmant IWI dan sekaligus Ketum FSPTSI, HM. Jusuf Rizal dan Direktur Humas, Kerjasama dan Sekretariat Dedy Kusna Utama

Melalui kerjasama ini, para anggota, khususnya FSPTSI dan Keluarganya, seperti Para Driver, Biker dan Ojek Kamtibmas Community (DBOKC) memiliki kesempatan untuk menimba ilmu, baik untuk dirinya sendiri maupun keluarganya, baik secara mandiri maupun fasilitas Beasiswa. Begitu juga anggota Federasi dan KSPSI.

Menurut Dedy, Institute STIAMI memiliki banyak program studi, antara lain Fisma (Fakultas Ilmu Sosial dan Manajemen) yang dapat menjadi pilihan untuk menimba Ilmu.

Ada jurusan Manajemen Komunikasi, Manajemen Logistik, Hospitaliti dan Pariwisata. Kemudian Vokasi (Siap Kerja) jurusan Administrasi Pajak, Administrasi Bisnis dan Akuntan.

Kemudian ada Program Studi FIA (Fakultas Ilmu Administrasi) yaitu Administrasi Publik (Perpajakan) dan Administrasi Bisnis (Internasional dan Kreatif Bisnis).

Untuk Pasca Sarjana (Magister Administrasi) ada S2 Manajemen Publik, Kebijakan Perpajakan, Kebijakan Pendidikan, Kebijakan Bisnis, Kebijakan Kemaritiman maupun Perencanaan Pembangunan Daerah.

“Kedepan IWI-FSPTSI-KSPSI dan Instirute STIAMI akan menggagas Program Studi Ilmu Keperawatan mengingat saat ini Indonesia membutuhkan perawat berkualitas bahkan peluang dan permintaan tenaga perawat di luar negeri cukup tinggi. Begitu juga Manajemen Transportasi,” tegas Jusuf Rizal yang juga Waketum Bidang OKK DPP KSPSI itu.


  • Bagikan
banner 728x90