
Jakarta,LiraTV.id – Anggota PDI Perjuangan Provinsi Bengkulu non-fraksi, I Wayan Adnyana, menegaskan pentingnya keberpihakan penuh kepada rakyat dalam setiap kebijakan pembangunan. Hal tersebut disampaikannya dalam wawancara dengan awak media pada hari kedua peringatan HUT ke-53 dan Rakernas I PDI Perjuangan yang berlangsung di Ancol, Jakarta, Minggu (11/1).
Menurut I Wayan Adnyana, berbagai konflik sosial yang terjadi di daerah pada dasarnya berakar dari perampasan hak-hak rakyat, khususnya terkait persoalan lahan. Ia menilai, apabila rakyat tidak diperlakukan secara tidak adil, maka konflik-konflik tersebut tidak akan muncul.
“Sudah banyak hak rakyat yang dirampas. Bahkan satu-satunya hak yang masih dimiliki rakyat pun terancam kembali dirampas. Persoalan lahan menjadi contoh nyata. Kalau rakyat tidak diapa-apakan, saya yakin konflik tidak akan terjadi,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan PDI Perjuangan meraih kemenangan dalam berbagai kontestasi politik tanpa mengandalkan praktik politik uang membuktikan kuatnya kepercayaan rakyat terhadap partai yang konsisten membela kepentingan masyarakat kecil.

“Buktinya PDI Perjuangan bisa menang tanpa money politic. Harapannya ke depan, perjalanan perjuangan ini semakin maju, semakin kuat, dan mampu menghadapi tantangan yang semakin sulit dengan tetap berpihak pada rakyat,” tegasnya.
I Wayan Adnyana berharap momentum Rakernas I dan HUT ke-53 PDI Perjuangan dapat menjadi penguat komitmen seluruh kader untuk terus mengawal hak-hak rakyat, menjaga keadilan sosial, serta memastikan pembangunan berjalan tanpa mengorbankan kepentingan masyarakat luas.
Hai pembaca setia! Temukan solusi media online Anda di 





