banner 728x90

Golkar: Publik Hendaki Wajah Baru di 2024

  • Bagikan
banner 728x90

Jakarta, LiraTv – Politikus Partai Golkar Zulfikar Arse menilai meskipun Prabowo Subianto ada di posisi teratas dalam survei Puspoll Indonesia, namun sejatinya suara publik lebih banyak yang menghendaki munculnya figur baru di 2024.

“Responden survei Puspoll yang tidak menghendaki Prabowo itu terpolarisasi ke sosok baru, khususnya Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo. Dari sana sudah terbaca bahwa masyarakat lebih ingin wajah baru,” jelas Zulfikar mengomentari hasil survei Puspoll Indonesia yang dirilis Minggu (23/5/2021).

banner 728x90

Anggota DPR-RI Fraksi Partai Golkar ini menyebut ketua umum Golkar Airlangga Hartato punya peluang sebagai wajah baru untuk maju dalam Pilpres 2024.

Wakil Rakyat dari Dapil Jatim III (Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso) ini menyebut posisi Parpol harus dilihat sebagai sebuah penentu, karena Parpol adalah pengusul nama pasangan calon presiden.

“Tadi bung Muslim (Direktur Eksekutif Puspoll Indonesia) juga mengatakan bahwa yang mengusulkan itu kan partai, masyarakat boleh punya persepsi. Nah pak Airlangga punya suara. Dari kursi Golkar itu tinggal sedikit lagi maksimal dua partai cukup (mengusung pasangan capres-cawapres),” jelasnya.

Selain itu, Zulfikar juga menyebut elektabilitas dan popularitas Airlangga Hartato lambat laun akan naik terus, seiring kinerja Airlangga yang terus memberi manfaay bagi rakyat.

Sebab sejauh ini partai Golkar belum benar-benar bekerja, namun sosok Airlangga sudah muncul di benak publik.

“Pak Airlangga juga belum deklarasi karena ingin menghadirkan kinerja dan prestasi untuk rakyat melalui jabatannya, baik di partai maupun di luar partai (Menko Perekonomian). Kalau benar-benar punya karya dan prestasi, maka pantas dan patutlah kemudian maju,” jelas Zulfikar.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Puspoll Indonesia Muslimin Tanja memaparkan hasil survei sebagai berikut.

Elektabilitas Calon Presiden:

1. Prabowo Subianto (20,9 persen).

2. Anies Baswedan (15,4 persen).

3. Ganjar Pranowo (13,8 persen).

4. Sandiaga Uno (7,1 persen), dan Ridwal Kamil (4,9 persen).

Kepantasan Menjadi Capres:

1. Prabowo Subianto (66,2 persen).

2. Anies Baswedan (60,1 persen).

3. Sandiaga Uno (50,8 persen).

4. Ridwan Kamil (45,8 persen).

5. Ganjar Pranowo (43,4 persen).

Paling Pantas Menjadi Cawapres:

1. Sandiaga Uno (54,4 persen).

2. Anies Baswedan (48,7 persen).

3. Ganjar Pranowo (40 persen).

Elektabilitas Ketum Parpol

Prabowo Subianto (Gerindra) 32,1 persen
Agus Harimurti Yudhoyono (Demokrat) 11,8 persen
Megawati Soekarnoputri (PDIP) 7,4 persen
Muhaimin lskandar (PKB) 4,7 persen
Airlangga Hartarto (Golkar) 4,6 persen
Surya Paloh (NasDem) 4,2 persen
Ahmad Syaikhu (PKS) 2,1 persen
Suharso Monoarfa (PPP) 1,4 persen
Anis Matta (Gelora) 1,3 persen
Harry Tanoesoedibjo (Perindo) 1,1 persen
Zulkifli Hasan (PAN) 1,1 persen
Yusril Ihza Mahendra (PBB) 1,1 persen
Grace Natalie (PSI) 1,0 persen
Diaz Hendropriyo (PKPI) 0,3 persen
Osman Sapta Odang (Hanura) 0,3 persen.


  • Bagikan
banner 728x90