News  

FGD Bincang Santai Bareng KNPI Tangsel: Dampak Kebijakan Pusat ‘Kenaikan Harga’ Terhadap Geliat Ekonomi Lokal”

[Ket.Gambar: Foto Bersama usai acara FGD Bincang Santai Sore Bareng KNPI Tangsel, Ist]

Jakarta|LIRATV– Dalam Menyikapi beberapa kebijakan pemerintah terkait dengan kenaikan harga bahan bakar minyak sampai dengan beberapa kebutuhan pokok, KNPI Kota Tangerang Selatan melaksanakan kegiatan FGD Bincang Sore dengan Tema: “Dampak Kebijakan Pusat ‘Kenaikan Harga’ Terhadap Geliat Ekonomi Lokal” Yang diselenggarakan di Kopi LAO, BSD Tangerang Selatan.
Kegiatan ini diakhiri dengan Buka Puasa Bersama Pemuda Tangerang Selatan.

Turut Hadir sebagai Pemantik Ibu Ledy, MP, Butarbutar, SE. (Anggota DPRD Tangsel Fraksi PDI Perjuangan), Bapak Julham Firdaus (Anggota DPRD Tangsel Fraksi Partai Demokrat), Tokoh Pemuda Cholid Mawardi (Ketua Bakorda Persaudaraan PENA Kota Tangerang Selatan), serta, Angga Syaripudin Yusup, M.Pd (Sekretaris KNPI Kota Tangerang Selatan) yang bertindak Sebagai Moderator.

Dalam pemaparannya Ledy Mengatakan, sebagai upaya meredam kenaikan tersebut pemerintah telah melakukan beberapa relaksasi untuk membantu sektor rill agar mampu bertahan dan keluar dari permasalahan yang disebabkan oleh dampak kenaikan harga.

Bahwa kemudian Kenaikan harga yang sudah terjadi dan sudah ditetapkan oleh pemerintah hendaknya kita sikapi dengan beberapa peluang yang sebetulnya bisa kita lakukan terutama para Pemuda untuk lebih menumbuhkan dan mempertajam jiwa entrepreneur dalam keahliannya masing-masing, menjadi Pemuda produktif dan mampu memanfaatkan peluang yang bisa meningkatkan penghasilan kita.

Kemudian, Julham Firdaus dalam pemaparannya mengatakan ” Tantangan pemulihan ekonomi yang dihadapi pemerintah sangatlah berat, selain faktor internal yang berasal dari dalam, terdapat faktor eksternal yang sangat memiliki peran yang penting.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia sangat ditopang oleh permintaan domestik, apabila permintaan dari dalam negeri menurun maka pertumbuhan ekonomi juga akan menurun. “Karena harga barang-barang semakin mahal namun penghasilan tetap, maka daya beli masyarakat pun merosot dan berdampak pada kondisi perekononian Regional,” paparnya.

Cholid Mawardi dalam pemaparannya mengatakan, “Pemuda adalah individu dengan karakter yang dinamis, bahkan bergejolak dan optimis serta kritis, oleh karenanya sangat dibutuhkan peran serta terutama dalam menyikapi kenaikan harga seperti ini”.pungkasnya

Dalam sambutannya, Ketua KNPI Tangsel Adam Rahmatulloh mengatakan, “Kedepan, kami akan konsisten mengadakan kegiatan diskusi seperti ini terutama kajian-kajian yang menyoroti berbagai macam permasalahan yang ada di Kota Tangerang Selatan.

“KNPI sangat terbuka untuk setiap elemen masyarakat dan kepemudaan yang ingin menyumbangkan ide, gagasan dan pemikirannya untuk kemajuaan Kota Tangerang Selatan” ujarnya.

Panitia kegiatan tersebut mengatakan, “sangat menyayangkan dan kecewa kepada Kepala Bidang Promosi, Pengembangan dan Penguatan UMKM Ibu Hayati Nur, M.Pd yang semula akan turut menghadiri kegiatan kami tetapi sampai akhir kegiatan beliau tidak hadir tanpa ada konfirmasi yang jelas kepada kami,” ungkapnya mengakhiri pemaparan nya.(Al)


banner 728x90