banner 728x90

Aksi Penggusuran di Pasar Induk Batam Mendapat Kecaman Keras Hingga ada Pedagang yang Meninggal dunia

  • Bagikan
banner 728x90
[FOTO: Suasana Saat Terjadi Aksi Penggusuran di Pasar Induk Kota Batam, ISTIMEWA]
BATAM|LIRA’TV– Akibat Penggusuran yang terjadi di pasar Induk Jodoh, Kota Batam Senin pagi (26/7/2021) mendapat protes kecaman keras dari berbagai elemen masyarakat.
Pasalnya, saat terjadi pembongkaran keributan juga sempat pecah dan tak bisa dihindarkan antara warga dengan tim terpadu, mirisnya, ada seorang pedangang menjadi korban hingga meninggal dunia.
Menyikapi hal tersebut, Ketua umum Riau Corruption Watch(RCW), Mulkansyah angkat bicara dan mengecam keras aksi penggusuran di pasar Induk Kota Batam.
“RCW Kepri Mengecam keras atas penggusuran yang terjadi bahkan sampai ada korban meninggal dunia,” ujarnya mengatakan, senin (26/7), di Batam.
Menurutnya, hal ini tidak akan terjadi bila Pimpinan kota Batam dan pihak terkait tidak gegabah dalam mengambil keputusan, apalagi katanya, kondisi saat ini sedang berlaku PPKM Darurat akibat Pandemi.
“Dalam masa PPKM Darurat seharusnya tidak ada kegiatan kerumunan dan ini menjadi pertanyaan besar? siapa yang bertanggung jawab atas korban yang meninggal,” katanya bernada geram.
Ketua RCW juga meminta supaya penegak hukum agar mengusut tuntas atas kejadian ini hingga menghilangkan nyawa orang.
Untuk diketahui bersama, berdasarkan keterangan yang dilansir dari berbagai sumber, bahwa saat terjadi penggusuran ada seorang wanita yang diketahui merupakan seorang pedangang di Pasar Induk Jodoh, Kota Batam, FG(42) meninggal dunia lantaran syok saat melihat petugas dari tim terpadu melakukan penggusuran di lokasi tersebut.(BAR)

  • Bagikan
banner 728x90